Tuli-tuli, Gorengan Gurih Khas Pulau Buton

By | October 11, 2016

BUTON, KOMPAS.com – Tuli-tuli, bukanlah suatu sebutan kepada seseorang akibat gangguan pendengaran, melainkan salah sesuatu gorengan yg rasanya sangat nikmat. Gorengan ini sangat gampang dijumpai di Pulau Buton, Sulawesi Tenggara.

Gorengan yg berbentuk angka delapan ini yaitu makanan favorit buat penduduk Pulau Buton karena rasanya yg gurih dan tak asam. Apalagi gorengan tuli-tuli dinikmati dengan sambal goreng, rasanya maknyus.

Di Kota Baubau, gorengan tuli-tuli hampir dijumpai di setiap sudut kota dan dijual dengan harga yg sangat terjangkau yakni Rp 1.000 per gorengan.

Menurut seorang penjual gorengan di Kelurahan Bure, Kecamatan Kokalukuna, Imawati (43), tuli-tuli sangat banyak peminatnya. “Banyak yg suka makan tuli-tuli di sini. Apalagi rasanya juga gurih dan tak asam. Membuat tuli-tuli ini tidaklah terlalu susah,” kata Imawati.

Untuk membuat gorengan tuli-tuli ini pertama-tama ambilah dua batang ubi kayu secukupnya. Ubi kayu tersebut kemudian dihaluskan dengan cara diparut. Setelah itu, ubi kayu yg telah halus dimasukkan dalam kain bersih kemudian ditekan kuat agar airnya keluar hingga mengering.

Ubi kayu yg telah dikeringkan kemudian dibelah menjadi beberapa bagian. Bagian pertama dicampurkan dengan air secukupnya, irisan bawang merah, dan garam, selalu dipanasi hingga menjadi adonan yg kental. Setelah itu dicampurkan dengan sebelah parutan ubi kayu yg telah mengering.

“Keduanya dicampur dengan memakai tangan. Kalau adonan telah tercampur seperti adonan roti, baru diambil sesuatu bulatan kecil dan dibuat bulatan panjang mengecil. Kemudian kami bentuk seperti angka delapan,” ujar Imawati.

Kemudian bulatan berbentuk angka delapan itu digoreng dengan minyak secukupnya. Sambil digoreng, sebaiknya juga meracik sambal goreng. Nah bila telah matang, maka tuli-tuli telah dapat disantap.

Wahyuni, seorang penggemar tuli-tuli mengatakan, gorengan tuli-tuli sangat nikmat ketika disantap sore hari bersama teman-teman.

“Banyak pendatang ke sini pasti ingin coba gorengan tuli-tuli ini. Ini sangat mantap bila dimakan bersama teman-teman ataupun keluarga di sore hari,” ucapnya.

Nah buat Anda yg melakukan perjalanan ke Pulau Buton, rasanya tidak lengkap bila tidak coba gorengan khas Pulau Buton ini. 

Sumber: http://travel.kompas.com