Yuk, Intip “Itinerary” Liburan “Antimainstream” Di Yogyakarta

By | October 28, 2016

YOGYAKARTA, KOMPAS.com – Yogyakarta adalah kota yg terus dirindukan pelancong. Ada segudang aktivitas yg mampu dikerjakan akan dari pusat kota sampai deretan kabupaten penuh destinasi wisata alam.

Banyak pelancong yg mendaulat Yogyakarta sebagai destinasi mainstream. Eits, siapa bilang?

Pada 14-16 Oktober 2016 lalu, KompasTravel menggelar acara “Take Me Anywhere 2” dengan tujuan Yogyakarta. Sebanyak 10 peserta diajak mengunjungi beragam destinasi antimainstream dan berwisata adrenalin.

Mereka seluruh sepakat, Yogyakarta memang tak ada habisnya buat dieksplorasi. Mau tahu itinerary “Take Me Anywhere 2” yg membekas di hati masing-masing peserta? Simak pemaparannya berikut ini.

HARI 1

Soto Kadipiro

Rombongan datang di Yogyakarta sekitar pukul 06.30 WIB. Dijemput segera oleh operator tur Jogja Geowisata, rombongan segera bertolak ke Soto Kadipiro yg berlokasi di depan Jogja Expo Center.

Soto Kadipiro milik banyak cabang di Yogyakarta. Semangkuk soto disajikan dengan aneka makanan pendamping, dari tempe bacem hingga ayam goreng. Harga seporsi soto pun ramah di kantong, tak sampai Rp 15.000.

Kebun Buah Mangunan

Didapuk sebagai “tempat selfie paling hits di Yogyakarta”, Kebun Buah Mangunan wajib masuk dalam itinerary. Terdapat sebuah area di mana Anda dapat berfoto dengan latar Sungai Elo yg meliuk di kejauhan. Lanskap alam Yogyakarta sangat kelihatan dari sini.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Di dekat Kebun Buah Mangunan terdapat spot baru buat selfie sekaligus menyaksikan panorama matahari terbit. Namanya Jurang Tembelan, yg secara administratif terletak di Dukuh Kanigoro.

Tepat di jalan masuk Kebun Buah Mangunan, terdapat sesuatu spot antimainstream untuk berfoto. Namanya Jurang Tembelan, dengan pemandangan bagai negeri di atas awan.

BACA JUGA: Jurang Tembelan, Spot “Selfie” Baru di Kebun Buah Mangunan Yogya

Hutan Pinus Mangunan

Di dekat Kebun Buah Mangunan, terdapat Hutan Pinus Mangunan yg juga sangat fotogenik. Di hutan pinus ini, Anda dapat menyewa hammock untuk bersantai dan berfoto ria.

Meski ramai, area hutan pinus ini sangat luas. Tinggal berjalan kaki lebih dalam, Anda mulai menemukan spot privat yg tak dilalui banyak orang.

BACA JUGA: Berangan-angan di Hutan Pinus Mangunan

Sandboarding di Gumuk Pasir 

Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki lanskap alam yg istimewa. Gumuk Pasir Parangkusumo yg terletak di Kabupaten Bantul yaitu satu-satunya gumuk pasir di Asia Tenggara. Oleh karena itu seandainya Anda berkunjung ke Yogyakarta, sandboarding di Gumuk Pasir adalah aktivitas yg tidak boleh terlewat.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Di sini, wisatawan dapat menyewa papan bagi sandboarding dengan harga Rp 70.000 buat main sepuasnya.

Dengan Rp 70.000, Anda dapat sandboarding sepuasnya di Gumuk Pasir Parangkusumo. Anda juga mulai ditemani guide yang mulai mengajarkan tata cara sandboarding.

BACA JUGA: Gumuk Pasir Barchan dan Parangkusumo, Apa Bedanya?

HARI 2

Embung Nglanggeran

Di Kabupaten Gunungkidul, terdapat sesuatu danau buatan di atas bukit dengan pemandangan memukau. Embung Nglanggeran, begitu nama danaunya, terletak di kaki Gunung Api Purba Nglanggeran. Danau ini sengaja dibuat sebagai sumber air bagi Kebun Buah Mangunan.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Panorama matahari terbit di Embung Nglanggeran, Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta.

Waktu terbaik bagi menyambangi Embung Nglanggeran adalah pagi atau sore hari. Semburat matahari terbit dari ufuk timur mulai menjadi angle foto yg keren. Saat sunset, dua lampu di Embung Nglanggeran mulai menyala sehingga panorama pun semakin spektakuler. 

BACA JUGA: Berburu Matahari Terbit di Embung Nglanggeran

Cave tubing di Kalisuci

Masih di Kabupaten Gunungkidul, Anda mampu cave tubing di Sungai Kalisuci. Cave tubing di sini, Anda mulai diajak melintasi goa yg terbentuk ribuan tahun lalu.

Serunya lagi, Anda mulai diajak melintasi dua jeram. Jangan khawatir soal keamanan, karena tiap peserta mulai dipinjamkan life jacket, helm, juga pelindung tangan dan kaki.

BACA JUGA: Seluruh Peserta “Take Me Anywhere 2” Setuju, Cave Tubing Kalisuci Seru!

Tebing Breksi

Bertolak ke Kabupaten Sleman, terdapat sebuah tebing yg dahulu menjadi pusat penambangan batu breksi. Tebing Breksi, begitu namanya, kini menjadi tempat wisata yg populer dan nyeni

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Dua orang peserta Take Me Anywhere 2 berpose selfie bersama di Taman Tebing Breksi, Yogyakarta, Sabtu (15/10/2016).

Di bagian dinding tebing terdapat dua ukiran raksasa yg dibuat oleh seniman lokal. Tebing ini cuma terletak sekitar beberapa kilometer dari Candi Ijo.

BACA JUGA: Taman Tebing Breksi, Bekas Tambang yg Kini “Hit” di Yogyakarta

HARI 3

Merapi Lava Tour

Para petualang sejati tidak boleh ketinggalan coba Merapi Lava Tour. Menggunakan mobil 4WD, Anda mulai diajak menyusuri bekas aliran lahar sejak Gunung Merapi terakhir meletus. 

Merapi Lava Tour tersedia dalam tiga durasi yakni short, medium, dan long. Durasi short memakan waktu sekitar 1,5 jam. Anda juga mulai dibawa ke Museum Sisa Hartaku juga Bunker Kaliadem.

Tugu Chocolate

Selain bakpia, cokelat juga jadi buah tangan yg tepat dari Yogyakarta. Untuk melihat proses pembuatan serta belanja cokelat khas Yogyakarta, datanglah ke Tugu Chocolate yg berlokasi di Kotagede.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Pertama, tiap peserta mengenakan sarung tangan plastik agar proses pembuatan cokelat tetap higienis. Mereka pun diberikan cokelat cair berwarna pink buat tulisan hiasan pada cetakan.

Tugu Chocolate beralamat di Jalan Tegal Gendu No 31, Prenggan, Kotagede. Bahan baku cokelatnya berasal dari Kabupaten Gunungkidul. Cokelat tersedia dalam beragam rasa, dari dark chocolate hingga aneka praline.

BACA JUGA: Serunya Membuat Cokelat di Cokelat Tugu Yogyakarta

Jendela Jogja

Lupakan sejenak dua toko mainstream untuk membeli oleh-oleh khas Yogyakarta. Di Jalan Gedong Kuning, Kabupaten Bantul, terdapat sebuah toko oleh-oleh yg lengkap dan nyaman.

Jendela Jogja, begitu nama toko tersebut. Anda dapat belanja batik, baju, pernak-pernik, hingga makanan khas Yogyakarta. Di lantai atas Jendela Jogja, terdapat kafe buat santai sore. Anda juga mampu mencicipi gudeg nikmat di bagian depan toko.

Sumber: http://travel.kompas.com