Antisipasi Kemacetan Akibat Demo, Ini 5 Destinasi Wisata Dekat Jakarta

By | November 5, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Demo 4 November 2016 di Jakarta jadi perbincangan hangat. Dari kemacetan hingga aksi relawan buat membersihkan sampah akibat aksi demo.

Sejenak melipir ke Bandung, Garut, Kuningan, Banten, Depok, atau Tasikmalaya dapat jadi pilihan menghilang dari penatnya aksi demo di Ibu Kota. Berikut KompasTravel berikan rekomendasi tempat wisata di sekitar Jakarta.

1. Farm House Bandung

Anda pencinta fotografi, Farm House Bandung adalah salah sesuatu tempat tepat. Nuansa Eropa klasik, penyewaan kostum, properti kuno, apa lagi yg dibutuhkan bagi sebuah foto?

(BACA: Jakarta Ada Demo 4 November, Alihkan Wisata Anda ke Bogor)

Anda mampu berfoto di Curug Mini. Dari pintu masuk lurus ke arah tempat penukaran susu. Tengok ke sebelah kiri, mulai ada semacam curug alias air terjun buatan kecil. 

Lainnya ada Rumah Hobbit. Dari tempat penukaran susu, masuk sedikit ke area Petting Zoo.

Di sana ada sesuatu rumah yg tidak asing di mata, rumah Hobbit.  Bentuknya serupa dengan rumah yg ada di Selandia Baru

Tiket masuk Farm House Lembang, Rp 20.000 per orang. Tiket bisa ditukar dengan susu murni. Tiket juga telah termasuk akses ke Petting Zoo untuk berfoto di rumah Hobbit dan aneka hewan ternak.

(BACA: Penggemar Selfie, Inilah Spot Foto Terbaik di Farm House Lembang)

KOMPAS.com/Muhammad Irzal Adiakurnia Di bagian belakang gedung, terdapat ruangan terakhir, dimana tempat Presiden Soekarno kala itu singgah dan menjalankan misi rahasianya, berbicara empat mata dengan Lord Killearn.

2. Rumah Perundingan Linggarjati

Berlokasi di desa Linggar1jati, kecamatan Cilimus, kabupaten Kuningan, Jawa Barat

Selengkapnya : http://www.kompasiana.com/sitimugirahayu/mengintip-jejak-perjuangan-di-museum-perundingan-linggarjati_552a784c6ea834127f552d02

Melipir ke Kuningan, Anda dapat mengunjungi Rumah Perundingan Linggarjati. Tempat ini berlokasi di Desa Linggarjati, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Anda dapat melihat arsitektur rumah peninggalan Belanda. Di dalamnya, Anda dapat merasakan suasana bersejarah lewat interior kamar, bangku, meja, kursi, dan aksesoris di dalam rumah.

Rumah perundingan ini juga ketika ini berstatus museum. Anda dapat ditemani oleh pemandu wisata bagi melengkapi cerita sejarah ketika berkunjung ke sana.

(BACA: Menyelisik Misi Rahasia Soekarno di Gedung Perundingan Linggarjati Kuningan)

KOMPAS.com / Wahyu Adityo Prodjo Tebing menjulang tinggi di sisi kanan saat akan memasuki daerah kawah Gunung Papandayan, Garut, Jawa Barat, Minggu (21/2/2016).

3. Gunung Papandayan

Gunung Papandayan mampu jadi pilihan bagi berlibur ke Garut. Gunung dengan ketinggian 2.665 meter di atas permukaan laut ini dapat jadi tempat liburan.

Di gunung, Anda mampu menyepi dari ramainya ibu kota Jakarta. Di Papandayan, udara segar mampu dihirup dengan leluasa.

Beragam panorama seperti kawah gunung, hamparan bunga edelweis, dan hutan mati dapat dilihat. Medan pendakian yg relatif landai ini memudahkan pendaki bagi menikmati perjalanan.

(BACA: Serunya Mendaki Gunung Papandayan…)

KOMPAS.com/Wahyu Adityo Prodjo Wisatawan menunggu waktu berbuka puasa dengan mengunjungi Masjid Dian Al-Mahri, Meruyung, Kota Depok, Jawa Barat, Senin (22/6/2015). Mengunjungi masjid adalah salah sesuatu pilihan yg mampu dikerjakan bagi menunggu waktu berbuka puasa.

4. Masjid Kubah Emas

Anda dapat tiba ke Masjid ke Kubah Emas di Jalan Raya Meruyung, Limo, Kota Depok, Jawa Barat. Di sana, Anda dapat melihat arsitektur kubah masjid berwarna emas.

Jangan lupa juga bagi mendokumentasikan ketika berkunjung ke sana. Bagi umat Muslim, sempatkan buat beribadah di Masjid Kubah Emas.

(BACA: Ngabuburit ke Masjid Kubah Emas…)

KOMPAS/AGUS SUSANTO Gerbang dan menara Masjid Agung Banten Lama di Kaseman, Serang, Banten, Minggu (25/12/2011). Peziarah yg tiba usai sholat biasanya melanjutkan berdoa di makam Sultan Maulana Hasanudin yg berada sesuatu kompleks di kawasan tersebut. Masjid Agung Banten didirikan pada masa pemerintahan Sultan Maulana Hasanudin dan putranya, Sultan Maulana Yusuf, pada tahun 1566.

5. Berkeliling Banten Lama

Berkeliling ke kawasan Banten Lama mampu juga masuk ke dalam daftar. Salah satunya adalah situs-situs bersejarah dari Kesultanan Banten yg terletak di Desa Banten, Kecamatan Kasemen.

Wisata sejarah yg bisa Anda temui dua diantaranya adalah: Keraton Kaibon, Keraton Surosowan, Masjid Agung Banten, Benteng Spellwijk, Museum Kepurbakalaan Banten, Vihara Avalokitesvara dan Danau Tasikardi.

Di sana Anda mampu melihat sisa-sisa bangunan Kesultanan Banten yg lalu dihancurkan oleh Belanda. Di Masjid Agung Banten, Anda juga menemukan menara masjid yg berbentuk seperti mercusuar.

(BACA: Keraton Kaibon, Saksi Kejayaan Kerajaan Banten Lama)

Sumber: http://travel.kompas.com