Sarapan “Aneh” Dari Berbagai Negara Di Dunia, Berani Coba?

By | November 6, 2016

DUNIA ini sangat luas, seluas langit yg membentanginya. Berikut dua sarapan “aneh” yg mulai membuat Anda terheran-heran namun dapat membangkitkan rasa penasaran.

1. Telur semut rangrang, Thailand

Semut weaver atau semut rangrang umum dijumpai di Thailand. Warna semut yg agak kemerahan dan telur mereka yg berwarna putih dianggap memiliki cita rasa yg lezat buat penduduk di Thailand bagian utara.

Kedua bahan tersebut dijadikan sebagai pelengkap dari dua macam masakan khas Thailand, termasuk salad, tumis-tumisan, dan juga berbagai sup.

Banyak pedagang kaki lima yg menjual telur semut weaver dibungkus dengan daun pisang yg populer menjadi makanan ringan yg bersiap dibawa ke mana saja. Telur Weaver mengandung protein yg tinggi tapi tetap rendah lemak.

Memiliki rasa mentega yg kuat dan juga terasa sedikit manis. Sedangkan buat rasa dari semut weaver dewasa mirip seperti rasa jeruk nipis yg segar. Semut ini juga mampu digunakan sebagai pengganti dari air perasan lemon atau cuka dalam resep karena memiliki keasaman alami yg serupa.

2. Guinea pig, Ekuador

Sejenis marmut ini dikonsumsi dagingnya oleh penduduk asli dari dua kota di wilayah Ekuador. Cuy adalah nama sajian yg berbahan dasar daging marmut ini tidak jarang disajikan dalam suatu acara-acara khusus di Ekuador.Secara

tradisional marmut disajikan dengan cara dipanggang dan digoreng (dengan bulu yg telah dikuliti). Daging marmut memiliki rasa yg mirip dengan daging kelinci atau daging ayam.

ThinkStock Tarantula goreng khas Kamboja.

3. Tarantula, Kamboja

Tarantula goreng mampu ditemukan pada menu di dua wilayah Kamboja. Ukurannya dapat mencapai sebesar tangan manusia.

Biasanya digoreng dalam minyak hingga kaku dan umumnya dibumbui dengan penyedap rasa, gula, garam, dan bawang putih. Tergantung pada jumlah bumbu yg digunakan, tarantula bisa dimakan sebagai hidangan gurih atau manis mirip dengan permen lolipop.

Bagian kepala dan tubuh dari tarantula mengandung daging putih yg hambar, dengan organ tubuh yg berwarna cokelat dan telur yg berada di dalam perutnya.

ThinkStock Black pudding, makanan khas Irlandia.

4. Darah Goreng, Irlandia

Black pudding atau darah goreng adalah salah sesuatu sarapan pokok tradisional Irlandia yg terbuat dari darah babi, lemak, oatmeal, bumbu-bumbu dan dua daging dibentuk seperti sosis.

Teksturnya seperti puding dan disajikan sebagai sarapan tradisional di Irlandia bersama sosis, rashers (bacon), telur goreng, kacang panggang, tomat goreng, dan roti cokelat.

Drisheen adalah makanan tradisional Irlandia lainnya yg terbuat dari campuran darah (domba, sapi, dan babi), lemak, herbal, dan susu yg kemudian dibungkus dalam usus domba atau babi. Makanan ini jauh lebih kenyal daripada black pudding

(Nisrina Darnila/Nationalgeographic.co.id – Sumber: Hillary Richard/nationalgeographic.com)

Sumber: http://travel.kompas.com