Tiga Ciri Utama “Millennial Traveler” Indonesia

By | November 10, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Generasi Y atau akrab disapa milenial ketika ini sedang berusia produktif. Tak heran generasi milenial adalah generasi yg paling aktif menjelajah destinasi wisata ketika ini. Uniknya wisatawan milenial atau millennial traveler ternyata milik katakter khusus ketika bertualang.

“Pertama millennial traveler sangat mementingkan autentik dari destinasi itu. Mereka mau eksplor daerah yg mereka belum tahu, cuma dengar dari teman-teman dan orang-orang telah heboh,” kata Country Director of Agoda International Indonesia, Gede Gunawan di acara peluncuran kampanye #agodabasecampdi Restoran Three Buns, Jakarta, Selasa (8/11/2016).

(BACA: Generasi Milenial, Pasar Potensial Industri Pariwisata)

Ciri kedua, menurut Gunawan, millennial traveler memiliki jiwa nasionalis yg tinggi.  “Mereka ingin tahu budaya Indonesia dan tempat-tempat lain. Mencari yg unik dari suatu lokasi,” katanya.

Terakhir, lewat survei yg diselenggarakan oleh lembaga survei yg bekerja sama dengan Agoda kepada wisatawan milenial Indonesia, Gunawan mengatakan, “Generasi milenial mau eksplor lebih dalam, lebih jauh. Sesuatu yg mereka tak pernah alami. Hotel bukan dipesan sebagai tempat tidur, melainkan tempat memulai perjalanan mereka. Di Agoda kita menamakannya sebagai basecamp”.

KOMPAS.COM/SRI ANINDIATI NURSASTRI Hutan Pinus Mangunan terletak di Desa Dlingo, Mangunan, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.

Untuk menyasar wisatawan milenial, Agoda tidak mau ketinggalan launching kampanye #agodabasecamp, lewat fitur baru ”Check In, Step out’ yakni memberikan infromasi kepada pengguna aplikasi mobile seputar kuliner, hiburan, jalan-jalan dan belanja di sekitar akomodasi menginap. 

Selain itu Agoda juga launching game interaktif dengan hadiah diskon spesial sampai 15 persen potongan pembayaran akomodasi, merayakan momen akhir tahun. 

Sumber: http://travel.kompas.com