Cara Bupati Purwakarta Menggairahkan Kembali Pariwisata Jatiluhur

By | November 11, 2016

PURWAKARTA, KOMPAS.com – Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi merasa percaya wisata air di sekitar Waduk Jatiluhur dapat kembali bergairah seandainya kondisinya bersih dari keramba jaring apung.

“Kalau keadaan airnya telah bersih dan steril, aku percaya obyek wisata Jatiluhur mulai semakin bergairah. Mulai wisata air sampai dengan olah raga air,” kata Dedi Mulyadi di Purwakarta, Selasa (8/11/2016).

Ia mengatakan, ketika ini pihaknya bersama Perusahaan Jasa Tirta (PJT) II Jatiluhur tengah melakukan penertiban puluhan ribu petak atau unit keramba jaring apung di sekitar Waduk Jatiluhur.

(BACA: Akhir Pekan, Yuk Panjat Tebing Santai di Gunung Parang)

Jika keramba jaring apung itu telah dibersihkan, maka Pemerintah Kabupaten Purwakarta mulai menolong pengembangan obyek wisata di sekitar Waduk Jatiluhur.

“Obyek wisata di Waduk Jatiluhur dapat dikembangkan lagi, seperti pengembangan resor-resor, ski air, dan lain-lain yg mendukung bergairahnya obyek wisata di daerah itu,” katanya.

Bupati mengatakan, langkah awal buat pengembangan obyek wisata di sekitar Waduk Jatiluhur ialah melakukan penertiban keramba jaring apung yg kini mencapai sekitar 23.000 petak.

Itu harus dikerjakan karena jumlah ideal keramba jaring apung di Waduk Jatiluhur itu cuma 4.000 petak.

Dedi memastikan selama dua tahun ke depan, puluhan ribu petak keramba jaring apung itu mulai bersih. Sebab sejak 2015 hingga dua tahun ke depan mulai selalu dikerjakan penertiban.

Bahkan Pemkab Purwakarta tak mulai memperpanjang izin usaha puluhan petak keramba jaring apung itu menyusul habisnya izin usaha tersebut pada Desember 2016.

Sumber: http://travel.kompas.com