Bedanya Rasa Daging Kalkun Dan Ayam

By | November 12, 2016

JAKARTA, KOMPAS.com – Ayam dan kalkun sama-sama unggas. Namun dari segi bentuk, keduanya jelas berbeda. Ukuran ayam cenderung lebih kecil daripada kalkun. Di Indonesia sendiri, masyarakat lebih banyak mengkonsumsi ayam ketimbang kalkun yg dikenal pula sebagai turkey atau ayam belanda. 

“Kalau di Amerika, 80 persen konsumsi turkey saat acara Thanksgiving dan Natal. Karena biasanya perayaan dikerjakan dengan makan turkey ramai-ramai,” kata kata Albert Wijaya, owner sekaligus executive chef Ersons Food, perusahaan yg menaungi Holy Smokes, Holy Crab, dan Umami Kitchen.

KompasTravel bertemu Albert ketika Holy Smokes launching hidangan musiman Special Roast Turkey Package, Rabu (8/11/2016). Kalkun panggang disajikan kepada media dan food blogger yg hadir.

Dari segi penampakan dan rasa, daging kalkun memang sangat mirip dengan ayam. Namun perbedaan jelas ada.

“Daging turkey lebih juicy dari daging ayam, terutama di bagian paha,” kata Albert sembari memotong kalkun panggang.

KOMPAS.COM/IRA RACHMAWATI Menu Kalkun Panggang, sajian perayaan Thanksgiving Kedubes Amerika Serikat di Banyuwangi, Jawa Timur.

Betul saja, KompasTravel coba daging bagian dada kalkun. Kalau telah diiris, sulit membedakan mana daging dada kalkun atau dada ayam. Keduanya bewarna putih, dengan tektur yg berserat dan kering.

Kesimpulan dari KompasTravel, perbedaanya berada pada tekstur daging. Daging bagian dada kalkun memiliki tekstur lebih lembut ketimbang daging dada ayam. Karena lebih lembut, daging dada kalkun jadi lebih gampang lumat di mulut.

Selain itu, yg paling nikmat dari daging kalkun menurut KompasTravel justru bagian kulitnya. Jika bagian kulit ayam biasanya memiliki kandungan lemak di bagian bawah kulit, yang lain halnya dengan kalkun.

Kulit kalkun tipis, tidak memiliki kandungan lemak di bagian bawahnya. Jadi ketika dimakan rasanya super garing! Bumbu masak juga terserap sempurna karena lapisan kulit yg tipis.

Turkey ini lebih rendah kolestrol daripada ayam dan daging lainnya, tapi masaknya harus lebih hati-hati jangan sampai overcooked,” kata Albert.

Ia menyampaikan tidak ada pakem khusus bagi memasak daging ayam kalkun. “Kalau di Amerika tergantung resep keluarga. Saya merendam turkey di jus jeruk semalam penuh. Baru dipanggang beberapa sampai tiga jam,” kata Albert. Merendam ayam kalkun menurutnya membuat daging lebih lembut dan lebih menyerap bumbu.

Holy Smokes launching menu musiman Special Roast Turkey Package yg bisa dibeli di segala outlet Holy Smokes yg berada di Jalan Wolter Monginsidi, Flavor Bliss Alam Sutera, dan Mall PIK Avenue. Harga sesuatu paket ayam kalkun utuh, dan pelengkap berupa stuffing, cranberry sauce gravy, dan yorkshire pudding dihargai Rp 2,7 juta.

Sumber: http://travel.kompas.com