Single ‘Akhir Bulan’ Rilis, Kunto Aji Ingin Ajak Fans Camping

By | September 20, 2016

Nama Kunto Aji kian dikenal di telinga masyarakat setelah sesuatu hit single miliknya yg berjudul Terlalu Lama Sendiri meledak di pasaran. Kini, finalis Indonesian Idol season 5 itu pun kembali masuk proses kreatif dan bersiap bagi meretas album terbaru serta single keempatnya, Akhir Bulan.”Lagi sibuk ngurusin album, udah masuk single keempat, judulnya adalah Akhir Bulan. Camping karena emang judul lagu gue Akhir Bulan dan akhir bulan identik sama gak milik uang, belum di transfer, belum gajian. Karena sasaran gue Generation Y, generasi milenial, yg belum settle hidupnya, pengeluaran masih belum jelas ke mana-mana, dan pas akhir bulan gue pengen bikin satu yg menyenangkan lah untuk mereka. Sebenarnya gak hanya piknik akhir bulan, ada program lain, gue aja terutama yg udah milik album gue ajak piknik akhir bulan,” ujar Kunto Aji ketika ditemui di Kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Minggu (18/9).Kunto Aji sendiri menjelaskan kalau agenda camping ini tak termasuk salah sesuatu strateginya buat orang-orang selalu membeli rilisan fisik dan tak membeli bajakan. Sedangkan kalau menilik kekhawatiran soal pembajakan, Kunto Aji justru milik jawaban tersendiri.”Ini bukan pembajakan, ini persoalan sesuatu era yg telah berubah, era digital, yg gak hanya yg dibajak, yg legal juga banyak yg digital. Kalo gue sebagai musisi, itu bukan turunnya industri musik karena era itu ada peralihan, kalo masuk era baru itu pasti ada yg berubah. Kalo lalu pendapatan dari RBT (Ring Back Tone), sekarang Ada YouTube streaming, online store bagi merchandise dan musisi dituntut lebih cerdas buat mengakali itu, itu era yg harus dihadapi. Ini karena perubahan fisik tiba-tiba ilang, itu bukan satu yg harus dipaksain jualan fisik, yg utama ada cetak dan rutin cetak ulang,” lanjutnya.Yap, seluruh ini tidak lepas dari pengaruh zaman di mana masyarakat ketika ini akan mengerti dan mengapresiasi sebuah karya musik dalam rilisan fisik. Inilah kemudian yg membuat Kunto Aji tidak ingin main-main dalam menggarap setiap rilisan fisik karyanya.”Yang jelas orang yg bener-bener appreciate musik itu justru lebih tinggi, kayak dahulu mereka bener-bener beli fisik bagi denger musik, bahkan Anak SMA Jogja, aku bikin CD, mereka beli karena gak ngerasain jamannya kaset dan toko CD dan fisik itu collectible item. Saya juga bikin CD gak main-main, gak sekedar CD, aku kerja sama dengan desainer grafis Farid Stevy (graphic designer bagi album Sheila On 7, MUSIM YANG INDAH), aku bikin sesuatu karya, ada keterlibatan ada activity, dapat edit CD, aku bikin jadi collectible item yg suatu ketika mereka lihat lagi,” pungkasnya. (kpl/pur/ntn)
Sumber: http://www.merdeka.com

Leave a Reply

Your email address will not be published.